Search

my random thoughts

about anything

Cardinia Jean

Cardinia

Berdasarkan informasi dari salah duanya situs ini dan ini, Cardinia memiliki arti “fajar”, atau “memandang matahari terbit”. “Dawn” or “look towards the rising sun” or “sunrise“, arti indah yang disematkan pada nama sebuah tempat di Melbourne, Australia ini. Berasal dari bahasa Aborigin karr-din-yarr, yang berarti memandang matahari terbit.

Kami bercita-cita punya dua anak, dan dengan inisial nama kami (A & D), kami punya keinginan lugu untuk memberi nama dengan inisial B & C kepada mereka kelak. ABCD Family. Benedict telah hadir di tengah-tengah kami hampir 6 tahun yang lalu. Dan untuk adiknya, kami pun mencari nama dengan inisial C, tentunya. Ternyata tidak mudah mencari nama berawal huruf C untuk bayi perempuan, khususnya untuk orang perfeksionis (ngakunyaaa) seperti saya. Saya ogah memilih nama yang sudah sangat common, tetapi juga tidak mau nama itu membuat orang-orang terpelintir lidah saat menyebutkannya.

Continue reading “Cardinia Jean”

Advertisements

Drama PRT

Akhirnya, setelah berbulan-bulan lelah dengan ketidakpastian, hari ini menjadi putusan final.

Si Mbak berhenti. Resmi. Kelar. Selesai.

Sedih ada, mengingat dia udah bantuin kita selama 5 tahun lebih. Kerjanya bagus, rajin, gak neko-neko, gak banyak cingcong. Dengan catatan beberapa bulan terakhir mulai terjadi perubahan. Well, sebenarnya sudah dimulai kurang lebih sejak 2 tahun yang lalu, ketika dia (dengan beraninya/memberanikan diri) meminjam dana sebesar 10 juta rupiah (!) untuk keperluan renovasi rumah kontrakannya. Iye, Mbak gw gitu-gitu juragan kos/kontrakan juga, lho. Continue reading “Drama PRT”

random check

Beberapa waktu lalu di Sydney International Airport, ketika hendak pulang ke Indonesia, setelah keluar dari pemeriksaan X-Ray, Mama dipanggil ke pinggir. Saya was-was dan bertanya, apakah ada masalah? Mengingat tadi di imigrasi , paspor saya & Mama juga sempat tidak lolos – katanya ada yang salah dengan sistem, jadi harus dilakukan pengecekan manual something like that. “Oh, tidak, tidak ada masalah, hanya pemeriksaan acak,” jawab si petugas. Pemeriksaan apa, tahu gak? Explosive Trace Detection, atau deteksi jejak bahan peledak (kurang lebih gitu ya)! Saya pengen ketawa campur bingung, ini acaknya bener-bener acak ya. Mama di-swab sampai 3x – karena lagi-lagi sistem komputernya error, dan hanya Tuhan yang tahu bagaimana seandainya jejak bahan eksplosif itu terdeteksi pada Mama. Tapi ya gitulah namanya di bandara, apalagi di negara orang, tentunya mereka harus superketat dalam menerapkan standar keamanan.

You can’t be too secured in this kind of thing, can you?

Saya bersyukur!

Bersyukur!

Punya teladan yang tidak pernah lari dari proses.

Punya teladan yang ketika diperlakukan dengan tidak adil, tetap menghormati proses.

Punya teladan yang mengaku salah ketika diperlukan, meskipun bagi banyak orang permintaan maaf tersebut tidak ada artinya.

 

SAYA BERSYUKUR PUNYA PAK AHOK YANG MENJADI TELADAN, MENJADI CONTOH KRISTUS YANG NYATA DI DUNIA YANG BENGKOK INI.

YOU ARE TRULY A STAR, SIR!

Kangen.

Kangen mendengar celotehanmu lagi.

Kangen melihat ekspresi wajahmu yang tak pernah dibuat-buat.

Kangen mendengar lawakanmu yang garing.

Kangen mendengar ‘kuliah’ darimu. Kuliah politik, kuliah kemanusiaan, kuliah ekonomi, kuliah iman.

Yang terakhir itu tingkatannya bukan lagi kuliah, sebenarnya. Namun kau sudah memberi contoh nyata, teladan yang tulus dan berbicara menembus sukma, lebih dari semua khotbah yang disampaikan sambil ludah tersembur oleh para pemuka agama yang bersemangat di atas panggung.

Namamu akan selalu harum.

Basuki Tjahaya Purnama.

Ahok.

Gubernurku.

 

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.