Gw punya akun Instagram (IG) khusus buat stalk online shops. Emang sih, bikin mata seger dan jadi kepenginan mulu T.T

Nah, buat yang demen belanja online dan suka kepo macam ai inilah, sepertinya wajib follow akun-akun yang menjadi wadah pengaduan. Istilah kerennya, blacklist dan curhat.

Gw follow dua akun seperti itu. Yang satu melayani blacklist dan curhat, satu lagi khusus curhat. Apa bedanya? Kalo yang khusus curhat, ya curhat doang, dan mereka gak akan mengunggah curhatan yang menampilkan nama orang atau OS (Online Shop, bukan Operating System yaw) yang menjadi sumber kekesalan mereka itu. Yang satu lagi ya, terang-terangan nampilin nama OS/customer yang dilaporkan. Hm, untuk memudahkan, akun blacklist dan curhat ini kita sebut aja Mawar ya. Eh tunggu, Mawar sekarang konotasinya serem nih, ganti aja deh ya jadi Anggrek. Sedangkan akun khusus curhat, kita sebut aja Cookies. (Yessss suka-suka yang nulis yaaa)

Gw ngikutin Anggrek duluan. Awalnya gw suka, mereka ini (ada 2 adminnya. Eh, satu owner, satu admin. Yang lebih aktif kayanya si admin) tampak gagah berani membela nasib para pencurhat yang dijolimi. Tanpa kenal takut mereka tag langsung OS/customer bandel yang membuat susah hati followers mereka. Continue reading “Setengah Berani atau Berani Setengah-setengah?”

Advertisements