Kangen mendengar celotehanmu lagi.

Kangen melihat ekspresi wajahmu yang tak pernah dibuat-buat.

Kangen mendengar lawakanmu yang garing.

Kangen mendengar ‘kuliah’ darimu. Kuliah politik, kuliah kemanusiaan, kuliah ekonomi, kuliah iman.

Yang terakhir itu tingkatannya bukan lagi kuliah, sebenarnya. Namun kau sudah memberi contoh nyata, teladan yang tulus dan berbicara menembus sukma, lebih dari semua khotbah yang disampaikan sambil ludah tersembur oleh para pemuka agama yang bersemangat di atas panggung.

Namamu akan selalu harum.

Basuki Tjahaya Purnama.

Ahok.

Gubernurku.

 

Advertisements