Beberapa waktu lalu di Sydney International Airport, ketika hendak pulang ke Indonesia, setelah keluar dari pemeriksaan X-Ray, Mama dipanggil ke pinggir. Saya was-was dan bertanya, apakah ada masalah? Mengingat tadi di imigrasi , paspor saya & Mama juga sempat tidak lolos – katanya ada yang salah dengan sistem, jadi harus dilakukan pengecekan manual something like that. “Oh, tidak, tidak ada masalah, hanya pemeriksaan acak,” jawab si petugas. Pemeriksaan apa, tahu gak? Explosive Trace Detection, atau deteksi jejak bahan peledak (kurang lebih gitu ya)! Saya pengen ketawa campur bingung, ini acaknya bener-bener acak ya. Mama di-swab sampai 3x – karena lagi-lagi sistem komputernya error, dan hanya Tuhan yang tahu bagaimana seandainya jejak bahan eksplosif itu terdeteksi pada Mama. Tapi ya gitulah namanya di bandara, apalagi di negara orang, tentunya mereka harus superketat dalam menerapkan standar keamanan.

You can’t be too secured in this kind of thing, can you?